Agung Mozin, Politisi Senior yang Jadi Ketua Umum Satu Jari Indonesia

Dipublikasikan pada

Selepas Jumatan pekan kedua Januari 2022, kantor pusat Satu Jari Indonesia yang berada di bilangan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, kedatangan tamu. Mereka adalah Ketua Umum Partai Masyumi (Reborn) Ahmad Yani, Sekretaris Jenderal TB Massa Jaffar, beserta pengurus lainnya.

Kedatangan mereka disambut oleh pengurus Satu Jari Indonesia, termasuk pendiri yang menjadi ketua umum Agung Mozin. Setelah berbincang sejenak, Agung Mozin lantas memberikan pandangan-pandangan perpolitikan di Tanah Air lengkap dengan strategi pemenangannya.

Di depan pengurus DPP Partai Masyumi, Agung Mozin tak tampak canggung sedikit pun dalam memaparkan pandangannya. Ia terlihat menguasai sekali apa yang disampaikan, yang mengartikan bahwa ia memang politisi senior yang sarat pengalaman.

Benar, sebelum mendirikan Satu Jari Indonesia, jaringan pemilih cerdas yang memiliki kekuatan perwakilan di berbagai daerah di Tanah Air, pria kelahiran Malang, 28 Mei 1960 ini memang sudah lama berkecimpung di dunia politik.

Dr. Agung Mozin, MSi, pendiri dan Ketua Umum Satu Jari Indonesia

Pada 2000, Agung Mozin termasuk seorang tokoh yang menginisiasi pendirian DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Gorontalo bersama AM Fatwa dan pemrakarsa pemekaran Provinsi Gorontalo. Lima tahun kemudian, ia menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN. Lalu, menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Indonesia Timur serta Ketua Badan Cyber dan Multimedia DPP PAN.

Loyalis Amien Rais

Sebagai politisi yang pandai bergaul, Agung Mozin memiliki banyak teman. Tapi, di PAN, ia disebut sebagai loyalis Amien Rais. Hingga pada 2018, karena merasa sudah tidak sejalan dengan kepengurusan partai pimpinan Zulkifli Hasan, ia mengundurkan diri dari partai berlambang Matahari Terbit tersebut.

Kekalahan kubu Amien Rais dalam pemilihan ketua umum saat Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Februari 2020 telah memicu banyak tokoh partai mengikuti jejak Agung Mozin. Bersama Amien Rais dan Agung Mozin, mereka kemudian mewacanakan membuat partai baru.

Ada banyak nama yang diusulkan, termasuk yang santer terdengar adalah PAN Reformasi, namun yang disepakati kemudian yaitu Partai Ummat. Di Partai Ummat, yang dideklarasikan di Yogyakarta pada 29 April 2021, Agung Mozin didapuk sebagai wakil ketua umum.

Ternyata Agung Mozin tak lama di partai baru itu. Loyalis Amien Rais tersebut mundur sebagai pengurus dan keanggotaan Partai Ummat pada akhir Agustus 2021, yang diikuti oleh pengurus lainnya.

Tidak dijelaskan secara gamblang mengapa ia memilih hengkang, tapi ia mengatakan berat rasanya mengusung slogan melawan kezaliman dan menegakkan keadilan jika tidak dibuktikan dengan keteladanan.

Ia juga orang yang secara konsisten menolak partai yang dikelola layaknya dinasti keluarga dan hanya mengedepankan kepentingan-kepentingan elit politik semata.

Mendirikan Satu Jari Indonesia

Agung Mozin, mantan Wakil Ketua Umum Partai Ummat

Tiga bulan kemudian, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021, Agung Mozin mendeklarasikan Satu Jari Indonesia. Satu Jari Indonesia adalah jaringan pemilih cerdas yang bergerak secara bersama-sama untuk melawan oligarki kekuasaan.

Sebagai penggerak jaringan pemilih cerdas, berbekal sistem dan perangkat yang juga cerdas, dalam waktu singkat Satu Jari Indonesia berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai partai politik dan membangun jaringan kader yang tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia.

“Jadi, Satu Jari Indonesia itu ibarat partai politik yang memiliki jaringan pemilih kuat, ada di mana-mana, dari Sabang sampai Merauke, tapi tidak ikut serta dalam pemilihan umum,” kata Agung Mozin.

Bisnis Agung Mozin

Agung Mozin menempuh pendidikan SD-SMA di Gorontalo. Pada 1979, ia hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah. Ia menjadi Sarjana Hukum pada 1985, lalu menyelesaikan pendidikan Pascasarjana Ilmu Politik di Universitas Indonesia pada 2005-2007.

Melihat sepak terjangnya di dunia politik, wajar jika Agung Mozin hanya dikenal sebagai politisi. Padahal, ia sebenarnya punya banyak pengalaman dalam berbisnis. Pada 1980, ia bahkan sudah membangun beberapa town house di Jakarta.

Pada 1994, Agung Mozin bergabung dengan PT Arha milik Ari Sigit Harjojudanto, cucu mantan Presiden Soeharto. Jauh setelah itu, pada Mei 2017, ia mendirikan PT Kampung Kelapa Indonesia, eksportir kelapa segar dan turunannya menggunakan platform Kampung Kelapa dan Kelapa Dunia.

Platform Kampung Kelapa dan Kelapa Dunia tersebut dihadirkan untuk mempermudah para petani menjual hasil panenannya, memanfaatkan kebun kelapanya menjadi pusat wisata sebagai nilai tambah, mengedukasi para petani untuk menciptakan produk sebagai turunan dari kelapa, dan lain sebagainya.

Pada Mei 2019, Agung Mozin mengembangkan SodaraMu, platform penggalangan infak dan sedekah secara digital, baik untuk perorangan, kelompok, maupun perusahaan. Tapi, tetap saja darah aktivisnya tak lekang oleh waktu sehingga kini Agung Mozin lebih aktif di Satu Jari Indonesia.

TokohPopuler.comhttps://tokohpopuler.com
TokohPopuler.com, Kumpulan Tokoh-Tokoh Populer di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Langganan Gratis

Artikel Populer

Artikel Terkait
Tokoh Populer

Waketum PAN Viva Yoga Mauladi Berkunjung ke Satu Jari Indonesia

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengunjungi kantor pusat Satu Jari Indonesia dalam rangka penjajakan kerja sama untuk pemenangan pileg 2024.

10 Menteri Berkinerja Terbaik Menurut Political Weather Station

Inilah 10 menteri berkinerja terbaik di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo Jilid II menurut hasil survei Political Weather Station.

Survei Trust Indonesia: Elektabilitas Prabowo Subianto Teratas

Hasil survei Trust Indonesia Research and Consulting menempatkan elektabilitas Prabowo Subianto di posisi teratas capres 2024.